TENTANG IKLAN POLIGAMI “CARA KILAT DAPAT ISTRI 4”

Iklan Cara Cepat Dapat Istri 4, source : https://postimg.org/image/7cuz5tobd/

Terdapat suatu kegiatan yang dilakukan oleh umat manusia, baik laki – laki maupun perempuan yang menikahi lebih dari 1 orang untuk menjadikan pasangannya. Menurut agama islam melakukan poligami itu sendiri adalah hukumnya sunnah (lebih baik dilakukan tetapi tidak dilakukan juga tidak apa – apa), namun untuk melakukan poligami terdapat syarat – syaratnya sendiri. Bahkan untuk berpoligami bisa dilakukan sampai 4 orang istri.

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تُقْسِطُوا فِي الْيَتَامَىٰ فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۖ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلَّا تَعُولُوا

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilama kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ; dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya” [An-Nisa/4 : 3]

Manfaat poligami bagi kaum laki – laki adalah tunduknya pandangan (ghaddul bashar), terpeliharanya kehormatan, keturunan yang banyak, lelaki dapat berbuat banyak untuk kemaslahatan dan kebaikan para istri dan melindungi mereka dari berbagai faktor penyebab penyimpangan dan keburukan.  Dan saya setuju akan hal itu, karena poligami berdasarkan niat untuk membantu seorang perempuan yang bisa dikatakan butuh seseorang yang menjadi suaminya. Contohnya perempuan yang berstatus janda, atau yatim piatu, dan lain – lain .

Saya setuju akan semua hal tentang poligami, namun pertanyaan saya. Masih adakah pada saat ini seorang laki – laki ketika melakukan poligami dengan niat awal membantu pasangannya? Atau jangan–jangan itu hanyalah nafsu saja yang berkedok agama? Atau untuk kepuasan semata? Saya percaya poligami itu benar adanya, dan bisa terjadi. Untuk tulisan ini saya akan memberikan kritik terhadap salah satu acara yang diselenggarakan dengan tema melakukan sunnah rosul yaitu poligami. Karena acara ini menurut saya sangat menggelitik sekali.

Dari pamflet tersebut tema acara seminar nya “ CARA KILAT DAPAT ISTRI 4”. Menurut saya ini salah besar, karena intuk melakukan poligami itu bukan hal yang bisa dikatakan ecek-ecek  karena untuk memutuskan harus berpoligami atau tidaknya harus dipikirkan dengan sematang–matangnya, karena hal ini akan bersangkutan di dunia sampai ke akhirat nanti. Jadi jangan sampai gara–gara status poligami adalah sunnah, kita harus terburu – buru untuk berpoligami.  Justru sebaliknya, apabila terburu–buru, akan timbul permasalahan baru. Akan timbul pertanyaan dasar seperti “Apakah anda siap melakukan poligami?”.

Yang selanjutnya, harga untuk tiket nya 3.5 juta rupiah!! Bahkan untuk tiket on the spot nya itu sampai 5jt rupiah! Tetapi apabila ada perempuan ‘single’ yang berkeinginian ikut acara seminar itu, tiket nya menjadi GRATIS untuk dia. Terlihat jelas sekali bahwa acara itu mencari keuntungan dari keuangan, dan keuntungan “memancing perempuan single tadi itu untuk menjadi istri baru nya, sehingga bisa mencapai puncak berpoligami, yaitu mendapatkan 4 orang perempuan”. Menurut saya hal tersebut sangat tidak diwajarkan ketika seseorang berkeinginan melakukan sunnah berpoligami tetapi niat awalnya hanyalah nafsu. Itu salah besar.

Terlihat jelas sekali bahwa acara itu mencari keuntungan dari keuangan, dan keuntungan “memancing perempuan single tadi itu untuk menjadi istri baru nya, sehingga bisa mencapai puncak berpoligami, yaitu mendapatkan 4 orang perempuan”. Menurut saya hal tersebut sangat tidak diwajarkan ketika seseorang berkeinginan melakukan sunnah berpoligami tetapi niat awalnya hanyalah nafsu. Itu salah besar.

Bahkan ada yang lebih menggelitik selain dari pamflet tersebut, yaitu dari laman website nya https://daurohpoligamiindonesia.com/

source : https://daurohpoligamiindonesia.com/tentang-dauroh/

Pada laman web nya terdapat kata–kata seperti ini “Dauroh membahas ilmu membangun keluarga sakinah mawaddah warohmah “WANAMBAH” dengan cara yang efektif sesuai syariat Islam”. Acara ini bahkan menambahkan sedikit do’a yang biasanya ketika sepasang suami isti baru saja menikah, dan itu semakin jelas memperlihatkan bahwa tujuannya bukan hanya melaksanakan sunnah, tetapi terdapat nafsu.  Mungkin bagi mereka semua hal yang berstatus sunnah itu harus dilakukan, tetapi tidak menurut saya. Karena ketika seseorang tidak berkemampuan untuk melakukan poligami, hanya mempunyai satu orang istri saja itu sudah cukup.

فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً

“Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja”. [An-Nisa/4 : 3]

Selanjutnya, pada point ke 6 menjelaskan bahwa “4 Tips cara cepat memiliki istri 4”. Menurut saya itu kurang tepat, karena dengan memunculkan kata “tips” dan “cara cepat” maka semua laki – laki yang mempunyai nafsu untuk memuaskan dirinya, akan semakin penasaran sehingga akan berdatangan lalu melakukan poligami yang sebenarnya salah gara–gara niat tersebut.

Lalu, pada point terakhir dijelaskan bahwa “Sesi TA’ARUF POLIGAMI LIVE  selama 4 jam efektif akan memudahkan Antum dalam menemukan calon istri atau suami yang sesuai ‘selera’ Antum.” Menurut saya hal ini juga sebenarnya tidak perlu diadakan, karena contoh kasus yang benar  dan sesuai syariat sudah banyak dijelaskan dalam hadits. Justru takutnya karena diadakannya sesi “ta’aruf poligami live” bisa jadi mengenyimpangkan langkah–langkah yang benar menjadi salah, dan para peserta acara pun pasti percaya–percaya saja. Karena pembicaranya sudah berpengalaman tentang hal itu. Selanjutnya, sesuai penjelasan point ini, seharusnya kita tidak memilih calon istri atau suami yang akan dipoligami. Karena, jika mempunyai niat membantu orang lain, pasti kita harus menerima apa adanya. Tetapi pada point ini dijelaskan bahwa kita bisa menemukan calon istri atau suami yang sesuai ‘selera’, dan itu menunjukan tidak ada niat yang benar – benar untuk membantu, melainkan hanyalah nafsu untuk memenuhi kepuasan sang suami. Maka dari itu, kembali lagi pada pertanyaan saya. Masih adakah pada saat ini seorang laki – laki ketika melakukan poligami dengan niat awal membantu pasangannya? Atau jangan–jangan itu hanyalah nafsu saja yang berkedok agama? Atau untuk kepuasan semata?

Oleh : Aa Ramdan Sulaeman

Editor : Muhamad Fachrial Kautsar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *